Buy to Save, Share to Earn

Solusi Ubah Pola Hidup Konsumtif Jadi Produktif

Apa itu fingo ?

Fingo adalah suatu platform aplikasi online shopping marketplace terbaru yang berasal dari China. Fingo memiliki kantor pusat di China, yang mana pemasaran produk-produknya difokuskan untuk wilayah Asia Tenggara.

Malaysia adalah negara pertama yang diperkenalkan aplikasi Fingo, kemudian menyusul Singapore dan baru-baru ini adalah Thailand. Sebentar lagi menyusul Indonesia tentunya.

Untuk di Indonesia sendiri saat ini masih dalam proses pengurusan ijin dan persiapan logistik lainnya. Diperkirakan sekitar awal tahun 2020 Fingo akan launching di Indonesia.

fingo

Item : Appliance, Babies, Toyskid, Fashion, Home & Living, Clothing, Shoes, Digital, vehicle, Personal Care, Beauty, Outdoors

fingo Online Marketplace

Kantor Pusat di Hang Zhou, CHINA

fingo Grand Launching di Malaysia 2019

Oya tentunya kita semua sudah ada tidak asing lagi dengan aplikasi online shopping marketplace konvensional seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, Blibli dan lain-lainnya bukan?

Fingo yang berasal dari kata finger + go  ini juga merupakan aplikasi online shopping marketplace tetapi memiliki perbedaan dahsyat dibanding semua aplikasi online shopping marketplace pendahulu yang sudah ada.

Mau tahu apakah perbedaannya ? Stay tuned … Baca sampai habis halaman ini ya …

FINGO didirikan oleh 3 orang muda didikan Jack Ma di Alibaba Group, mereka mengemban misi utama untuk bisa dalam waktu singkat membawa FINGO menjadi marketplace online terbesar di Asia Tenggara dan bisa terdaftar di NASDAQ.

fingo Group Founder

Adalah Para Top Management yang mana sudah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun menduduki Posisi penting di Alibaba Group.

Messi Wang Nan

Messi Wang Nan

Messi memiliki pengalaman luas dan beragam keahlian penjualan langsung dan manajemen rantai pasokan dalam e-commerce.

Ditambah dengan pengetahuan mendalam tentang rantai pasokan serta struktur keanggotaan penjualan langsung dan mekanismenya untuk mengarahkan Fingo ke dalam e-commerce yang unggul – model bisnis penjualan langsung, digabungkan.

Jack Yi

Jack Yi

Jack memiliki banyak pengalaman dalam manajemen penjualan, periklanan internet, dan keterampilan e-commerce.

Selama masa jabatannya di Alibaba Group, Jack telah terlibat dalam sejumlah strategi dan pengembangan inovatif.

Yundong Liu

Yundong Liu

Liu berspesialisasi dalam manajemen pedagang dan toko online.

Beliau adalah seorang ahli dalam manajemen toko online terutama di bidang pemasaran, periklanan dan menarik lalu lintas online. Keahliannya membantu merek fesyen YouZiMeiYi untuk mencapai penjualan tahunan 300 juta yuan.

fingo indonesia

Jack Yi and Jack Ma

fingo malaysia

FINGO juga secara finansial disupport oleh investment grup besar dari Jepang (Softbank Group founder and CEO – Masayoshi Son) yang juga memberikan support terhadap Alibaba dan juga Yahoo.

Menurut CEO fingo Malaysia investment grup ini telah menyediakan dana untuk keperluan promosi dan membesarkan fingo untuk 10 tahun kedepan, yang mana salah satunya bisa dilihat dalam bentuk promosi barang-barang yang dijual di fingo dalam bentuk Flash Sale.

Mengapa fingo akan dibuka juga di Indonesia?

Indonesia Adalah Negara Dengan Pertumbuhan e-Commerce Tercepat di Dunia artinya saat ini kita berada di negara yg menjadi pusat perhatian Dunia E-Commerce

Lembaga riset asal Inggris, Merchant Machine, merilis daftar sepuluh negara dengan pertumbuhan e-commerce tercepat di dunia. Indonesia memimpin jajaran negara-negara tersebut dengan pertumbuhan 78% pada 2018. Jumlah pengguna internet di Indonesia yang lebih dari 100 juta pengguna menjadi salah satu kekuatan yang mendorong pertumbuhan e-commerce

Sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/04/25/indonesia-jadi-negara-dengan-pertumbuhan-e-commerce-tercepat-di-dunia

2022, Penjualan e-Commerce Indonesia Mencapai US$ 16 Miliar

OMSET 2022 akan tembus angka Rp 219 Triliun artinya jika di bagi dengan Jumlah Penduduk Indonesia, Per kepala belanja di E-Commerce Rp 800rb – Rp 1juta

Sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/02/12/2022-penjualan-e-commerce-indonesia-mencapai-rp-16-miliar

Penjualan e-Commerce (perdagangan elektronik) ritel di Indonesia bakal tumbuh 133,5% menjadi US$ 16,5 miliar atau sekitar Rp 219 triliun pada 2022 dari posisi 2017. Pertumbuhan ini ditopang oleh pesatnya kemajuan teknologi yang memberikan kemudahaan berbelanja bagi konsumen. Lahirnya Generasi Z (Gen Z) yang lahir di era digital juga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan e-Commerce di tanah air.

 

Total Consumer Online Marketplace di Indonesia

Lebih dari 150 juta Jiwa dari Penduduk di Indonesia sudah Menggunakan fasilitas E-Commerce Social.

Sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/10/22/tokopedia-tetap-memimpin-jumlah-pengunjung-e-commerce-tw-iii-2018

Saat ini ratusan Juta konsumen Indonesia sudah mulai bergeser kebiasaannya dari belanja Offline  (harus menempuh perjalanan bermacet-macetan, antri cari parkir kendaraan di Toko, pasar, atau Mall) menjadi berbelanja Online (membeli suatu produk dengan cara praktis berbelanja melalui Online Marketplace).

Dari data-data diatas kita semua dapat melihat Trend masyarakat saat ini, terlihat pula bahwa kedudukan marketplace akan terus menguat hingga memasuki tahun-tahun berikut nya.

iprice.co.id mencatat terdapat 42 online marketplace di Indonesia yang saat ini beroperasi di Indonesia dan 42 online marketplace tersebut adalah dengan sistem konvensional (Artinya masyarakat hanya berbelanja membeli barang dan mengeluarkan Uang).

Fingo menyadari adanya peluang ini dan  hadir sebagai pelopor Online Marketplace Berbasis Afiliasi, dimana memberikan kesempatan untuk kita semua untuk ber – afiliasi bersama Fingo dengan memberikan informasi ke masyarakat bahwa sekarang Belanja Online kebutuhan primer, sekunder dan lain lainnya bukan lagi hanya jadi pengeluaran tapi bisa menjadi sumber pemasukan, yang otomatis akan menjadi Solusi Mengubah Pola hidup Konsumtif Jadi Produktif.

Menarik bukan? Yuk Simak lebih lanjut …

Apa perbedaan fingo dibandingkan dengan online marketplace konvensional lainnya?

fingo 

1. Sangat Exclusive karena yang boleh berjualan hanya pemilik brand (Brand Owner / produsen langsung) sehingga tentunya berdampak pada harga yang kompetitif dan keaslian produk yang terjamin.

2. Memberikan kesempatan kepada para penggemar online shopping untuk mendapatkan cashback baik untuk pembelanjaan pribadi maupun komisi untuk setiap pembelanjaan dari semua teman yang kita rekomendasikan. Hal ini dimungkinkan karena FINGO menerapkan sistem networking dan member get member untuk mempercepat pemasaran dan pengenalan terhadap FINGO. Hanya di fingo kita bisa Mengubah Pola Hidup Konsumtif menjadi Produktif. Asyik bukan?

3. Harga bisa lebih murah karena fingo memangkas Jalur Distribusi Pemasaran yang mana dari Perusahaan Pemilik Merk > langsung ke Konsumen

4. Jaminan produk Original (dari Perusahaan pemilik merk yang menjual)

5. Garansi Resmi dari perusahaan pemilik merk

Online Marketplace Lainnya

1. Semua orang bisa daftar menjadi penjual dan berjualan dengan hanya upload foto produk yang bahkan bukan milik sendiri (dropship), sehingga kalau di online marketplace konvensional, untuk satu tipe dan merk produk contohnya: Iphone X, kita akan bisa menemukan harga berbeda-beda dari puluhan seller yang ada disana.

2. Kadang-kadang saja ada promo cashback untuk pembelanjaan pribadi, itupun nilainya kecil dan baru bisa didapat pada event tertentu dengan pembatasan jumlah minimal belanja. Jadi disini kita hanya Diarahkan ke Pola Hidup Konsumtif saja, belanja dapat kupon … belanja lagi … dst.

Kita bisa mendapatkan income kalau kita menjadi seller dan seseorang belanja produk di toko milik kita. Kalau tidak ada yang belanja ya otomatis tidak mendapat income apapun.

3. Harga tidak bisa lebih murah karena melewati jalur distribusi pada umumnya. Perusahaan pemilik merk > Distributor > wholeseller > Reseller > Pengecer. Di setiap spot Jalur Distribusi akan ada Mark Up Harga.

Saat kita belanja di salah satu seller di Online Marketplace Konvensional, kita tidak tahu level Seller itu pengecer, reseller, wholeseller, atau distributor.

4. Tidak ada jaminan produk original, bisa saja kita beli sesuatu di penjual A yang mana foto produk terlihat baik tapi setelah barang diterima kenyataannya tidak sesuai dengan aslinya.

5. Terkadang tidak ada Garansi Resmi dari perusahaan pemilik merk hanya garansi toko saja.

Ayo Daftar GRATIS sebagai Shopper dan Jelajahi fitur fingo !

Download fingo App & Join My Team

Your Modern Living e-Hypermart

Selamat … Saat anda sampai di paragraf ini, berarti anda sudah terdaftar sebagai Regular Shopper. Nantinya bila fingo sudah di launching di Indonesia, anda sudah bisa berbelanja di online Marketplace fingo Indonesia. Anda juga mendapatkan voucher sebesar 5 RM (senilai Rp 17.500,-).

Itu Saja??? Benar … Lho kalau Begitu Apa bedanya dengan online marketplace konvensional lainnya??

Baiklah … kita lanjutkan ya …

Untuk dapat merekomendasikan teman anda sehingga anda mendapatkan komisi affiliasi, mendapatkan cashback dari pembelanjaan pribadi, mendapatkan komisi untuk setiap pembelanjaan dari semua teman yang anda rekomendasikan, Anda perlu Upgrade akun Regular Shopper anda menjadi Preffered Shopper (PS).

Mau tahu caranya ???

error: Content is protected !!